Tokoh

Marsekal TNI Imam Sufaat

Marsekal TNI Imam Sufaat, S.IP, pria kelahiran Wates, Yogyakarta, 27 Januari 1955, dilantik Presiden menjadi Kepala Staf Angkatan Udara ke-18 pada 9 November 2009. Serah terima jabatan dari Marsekal TNI Subandrio dilaksanakan pada 12 Nopember 2009, dipimpin Panglima TNI Jenderal TNI Djoko Santoso.

Kalender Kegiatan
Januari 2019
S S R K J S M
  1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30 31      

UPACARA BENDERA 17-AN DI LANUD ISWAHJUDI

Oleh : penlanudiwj - Ditulis : 17 Februari 2017

Penlanudiwj, Magetan, (17/02/2017). Sebagai salah satu komponen pertahanan negara, TNI Angkatan Udara terus tumbuh dan berkembang seiring dengan dinamika pembangunan nasional dan perkembangan lingkungan strategis serta pesatnya kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi kedirgantaraan. Sehingga tantangan tugas kita kedepan akan semakin berat dan kompleks dalam menghadapi perkembangan lingkungan strategis yang begitu cepat dan dinamis serta penuh dengan ketidakpastian.
Demikian amanat Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S,IP, yang dibacakan Komandan Wing Udara 3 Lanud Iswahjudi Kolonel Pnb M. Arwani, selaku Inspektur upacara (Irup) pada upacara bendera tujuh belasan, bertempat di Lapangan Dirgantara Lanud Iswahjudi, Jumat (17/2/17).
Lebih lanjut, Kasau sepakat bahwa aspek dirgantara harus menjadi kekuatan udara nasional yang handal. Dengan demikian kita sebagai prajurit TNI Angkatan Udara harus lebih memahami dalam mengemban tugasnya sebagai penjaga kedaulatan negara di udara. Upaya dalam meningkatkan kesiapan operasional TNI Angkatan Udara, prioritas yang dilakukan tetap difokuskan pada tercapainya kemampuan operasional secara terpadu dari satuan-satuan TNI Angkatan Udara termasuk dengan matra Darat dan Laut.
Dalam upacara bendera tujuh belasan yang diikuti oleh segenap personel Lanud Iswahjudi dan Insub tersebut, Komandan Wing Udara 3 menyampaikan atensi dalam bentuk perintah harian Kasau antara lain, Pertama Mantapkan dan tingkatkan terus keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, sebagai landasan moral dalam setiap pelaksanaan tugas maupun dalam kehidupan sehari-hari, Kedua Berikan yang terbaik dalam setiap pelaksanaan tugas, dan jadikan sebagai ladang ibadah, Ketiga Utamakan keselamatan terbang dan kerja melalui budaya safety, untuk pencapaian zero accident, Keempat Laksanakan dengan transparansi, akuntabel dan sesuai dengan prinsip keuangan sebagai pedoman dalam segala proses pengadaan atau pembangunan, Kelima Pegang teguh netralitas dan jati diri TNI Angkatan Udara, dengan tidak terlibat dalam kegiatan politik praktis dan bijaksana dalam mengelola media sosial.

Keterangan Gambar : Komandan Wing Udara 3 Lanud Iswahjudi memberikan penghormatan kepada Bendera Sang Merah Putih, pada Upacara Bendera 17-an, di Lapangan Dirgantara Lanud Iswahjudi, Jumat (17/02/2017).

Sumber : penlanudiwj